Gurindam untuk Dia

(preamble)

Mengenalmu selama lebih dari seribu malam
Masih tak lelah mencari jalan dalam diam

Mungkin jalan ini tak memiliki akhir yang bahagia
Tapi tak menghentikanku untuk menikmati jalan yang ada

Apakah justru harapan hampa
Yang membuat hidupku lebih bermakna?

Gila, hampa, tak berlogika
Apapun sebutannya

Cobalah!
Lihat Saja!

Lagu favoritmu yang entah dinyanyikan siapa,  tiba-iba jadi lagu favoritku juga
Membuatku berpikir dengan cara aneh, mungkin kita ditakdirkan jadi keluarga :p

Atau ketika wajah kesalmu yang sinis
Kutafsirkan sebagai senyuman manis

Dan suara serumu pertanda marah
Justru kudengar lagu yang indah

Entah siapa yang membawa kabar
Kuharap surat ini kau dengar

Mohon jangan murka
Apabila salah kata

Karena ini hanya luapan
Untaian kata buah harapan

Doa terpanjat di hari ini
Semoga bahagia selalu menyertai

Saat ini tak satupun dapat kuberikan
Hanya Selamat Ulang Tahun kuucapkan…

image by arinas74

About the author: Dwi Nur Wahyudi

Blogger, Ubuntu Enthusiast, Movie Goer, Hampir Ganteng | Email: iyud@dnwahyudi.com

14 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.