Tour Jakarta Lagi

Sebagai upaya peningkatan Sumber Daya Manusia tenaga kependidikan dari sekolah yang menerapkan program bla.. bla.. bla…

Mungkin potongan kalimat di atas yang akan aku gunakan sebagai paragraf pembuka laporan resmi untuk kunjungan yang aku lakukan kira-kira sebulan lalu. Memang, tujuan utama dari kunjunganku bulan lalu adalah study tour, tetapi tetap saja seperti yang sudah-sudah: jalan-jalannya lebih banyak. 😀

Ini merupakan kali kedua aku menapakan kaki di Ibu Kota. Sebenarnya kalau disuruh memilih, aku lebih suka kalau diberi liburan di rumah saja. Lumayan, aku bisa punya waktu nonton film sambil blogwalking sana-sini.. Hehe. Karena kunjungan ini memang sudah menjadi bagian tugas negara yang diamanahkan kepadaku, 😛 ya jadi jalani saja..

Foto Monas sengaja aku jadikan featured image pada blogpos kali ini (foto yang di atas), karena Monas merupakan landmark yang banyak dikenal oleh masyarakat secara luas. Jadi biar ada buktinya gitu, kalau aku udah ke Jakarta.. wkwkwk.

SD Negeri 3 Tanah Tinggi Tangerang Selatan
Salah satu sudut sekolah yang kami kunjungi

Setelah kunjungan ke sekolah selesai, agenda selanjutnya yaitu jalan-jalan langsung dilaksanakan. Tempat pertama yang kami kunjungi adalah pusat perbelanjaan. Mungkin panitia menyadari bahwa sebagian besar peserta adalah ibu-ibu.

Aku yang memang kurang excited dalam jalan-jalan kali ini tidak terlalu mempersiapkan diri untuk mengunjugi objek-objek wisata. “Ke mana dibawa tour guide, aku ikutin aja lah.” Begitu pikirku.

Pantai Ancol menjadi salah satu destinasi yang kami kunjungi. Pada kunjungan dua tahun lalu, aku cuma menikmati pemandangan di kompleks panta Ancol ini. Kali ini, aku naik Gondola.. 😀

Selain Ancol, kami juga mengunjungi wilayah Kota Tua khususnya kompleks di sekitar Museum Fatahillah. Di sini, aku merasa lumayan tertarik untuk menjelajah objek wisata yang satu ini. Sayangnya kunjungan kami tidak lama karena kunjungan ke wilayah kota tua tidak dijadwalkan.

Sayangnya cuma sebentar…

Video kiriman Kamus Bahasa Rindu (@dnwahyudi) pada

I’ll be back…

Foto kiriman Kamus Bahasa Rindu (@dnwahyudi) pada

Ternyata, kompleks Museum Fatahillah tidak seluas yang aku sangka. Entah bagaimana, kalau lihat di tv atau internet, kompleks museum Fatahillah terasa sangat luas. Mungkin fotografer dan videografer punya teknik khusus sehingga wilayah itu terasa jadi lebih luas ya…

Museum Wayang Jakarta
Masih banyak yang tutup
Entah apa bunyinya
Ternyata mengayuh sepeda 28km seminggu belum memberikan dampak signifikan terhadap bentuk dan lekuk tubuh.. 😀

Kalau ada kesempatan lagi untuk berkunjung dan berwisata, tentu saja aku mau, tapi sepertinya tidak dalam waktu dekat. Semoga ada rejeki lagi buat jalan-jalan ya… dan semoga jalan-jalannya sama kamu.. iya, kamu…. 😀 😘😜❤

About the author: Dwi Nur Wahyudi

Blogger, Ubuntu Enthusiast, Movie Goer, Pendekar Akademik, Hampir Ganteng, Calon Imam Rumah Tanggamu, Menantu Idaman Mamamu | Email: iyud@dnwahyudi.com

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE