Secuil Sisa Liburan

Dilihat dari jadwal pada kalender akademik, harusnya kami bisa menikmati liburan tepat selama tiga pekan. Kenyataan berkata lain. Selain ada tugas tambahan, juga ada sisa ‘utang’ pekerjaan yang harus diselesaikan pada triwulan II tahun ini.

Ketika waktu sudah mulai senggang, rekan-rekan kerjaku mengajak untuk jalan-jalan ke kota sebelah. Langsung saja aku iyakan ajakan itu, walaupun pada waktu itu kondisi badanku agak kurang fit. Aku pikir, sedikit ‘pengorbanan’ itu akan setimpal dengan yang aku dapatkan.

Sebagai anak rumahan, pengetahuanku tentang destinasi wisata sangat minim. Aku tidak tahu ke mana persisnya kami tujuan kami. Jadi, aku ngikut saja sama teman teman.

Destinasi wisata pertama yang kami kunjungi adalah Kebun Raya Balikpapan. Kebun Raya Balikpapan terletak di KM 15 jalan raya Balikpapan-Samarinda (jalan  Soekarno-Hatta).

Dilihat dari gerbang masuknya saja, aku sudah punya firasat kalau Kebun Raya Balikapapan lebih baik daripada Kebun Raya Unmul Samarinda (yang sekarang berubah namanya jadi Taman Borneo) yang pernah aku kunjungi beberapa tahun lalu. Sepertinya, pengelola Kebun Raya Balikpapan mampu menggaet beberapa instansi/perusahaan untuk menjadi sponsor mereka.

Tidak seperti Kebun Raya Samarinda yang aku kunjungi dulu, Kebun Raya Balikpapan tidak memungut biaya tiket bagi pengunjung. Kita hanya perlu mengisi buku tamu di pos sekuriti. Oleh petugas sekuriti, kita akan diberikan kartu pengunjung yang juga sekaligus memuat beberapa aturan/tata tertib yang harus dipatuhi pengunjung. Oh, iya. Jangan lupa untuk mengembalikan kartu pengunjung itu ketika anda pergi meninggalkan Kebun Raya Balikpapan.

Amfiteater

Salah satu bangunan yang menarik perhatianku adalah sebuah lahan berbentuk lingkaran yang aku yakini adalah tempat semacam amfiteater. Bangunan itu sepertinya memang didesain agar terjadi resonansi yang baik agar suara orang yang berada di tengah menjadi sedikit lebih kuat.

Tulis namamu di situ!
Menunggu kamu…

Kami belum sempat mengeksplor semua bagian Kebun Raya Balikpapan. Selain karena sedang gerimis, keadaan lokasi yang berbukit-bukit juga cukup menantang bagi kami yang agak kelelahan. Jadi, hanya beberapa tempat yang kami kunjungi.

Perjalanan dilanjutkan ke mall untuk makan siang. Fotonya gak usah ditampilkan, kali, ya?!?!

Tujuan selanjutnya adalah pantai. Aku lupa nama pantai yang kami kunjungi. Pantai ini tidak seluas beberapa pantai lain yang ada di Balikpapan. Walaupun tidak luas, suasananya lumayan asik untuk dinikmati dan anginnya juga sangat menenangkan.

Sudut tepi pantai
Termenung di pantai

Inilah sedikit cerita tentang secuil liburan kami. Semoga aku bisa mendapatkan liburan yang tidak kalah asik, atau bahkan lebih baik di lain kesempatan

Maklumi kami yang berfoto di lokasi seadanya

About the author: Dwi Nur Wahyudi

Blogger, Ubuntu Enthusiast, Movie Goer, Hampir Ganteng | Email: iyud@dnwahyudi.com

2 Comments

  1. Asik tuh buat piknik atau sekedar menghilangkan penat… Banyak tanaman hijaunya… Udaranya pasti segar? Pantainya ada pasir putih tuh, asik kayaknya main air di situ 😀

  2. Pengen sekali liburan seperti mas yudi
    Tapi saya sudah masuk ke kehidupan pekerja
    Susah banget buat dapet libur, hadehhh

    Semoga saja bisa dapet libur panjang seminggu ajh udah bahagia banget

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.