Pengalaman Pasang Indihome 2020

Mungkin, karena semakin merebaknya gerakan Work From Home (WFH), dijadikan sebagai kesempatan bagi perusahaan penyedia jasa internet untuk menjaring pelanggan baru.

Salah satu yang memberikan promo adalah perusahaan ISP plat merah di Indonesia.

Beberapa waktu yang lalu, saya iseng-iseng ngecek web mereka. Ternyata, ada promo khusus siswa dan guru dengan harga sedikit miring bila dibandingkan dengan paket reguler.

Sore hari, saya tawarkan kepada ayah untuk memasang internet di rumah, saya jelaskan bahwa ada promo khusus guru. Orang rumah pada setuju, jadi langsung saja saya daftarkan melalui website-nya.

Tanggal 29 April 2020, saya daftarkan identitas ayah saya lengkap dengan dokumen pendukung yaitu scan kartu NUPTK. Akun pelanggan langsung aktif.

Keesokan harinya (Kamis, 30 April 2020), ayah mendapat telepon dari operator dan sms yang isinya mengenai permintaan pembayaran deposit sebesar satu bulan tagihan tanpa PPN.

Tagihan baru saya bayarkan melalui ATM pada tanggal 1 Mei 2020 karena saat itu hujan.

Pada tanggal 2 Mei 2020, saya mendapat email dari telkom yang isinya menyatakan bahwa kelengkapan dokumen registrasi saya berhasil diterima. Di email itu juga disertakan tracking number, mungkin fungsinya untuk mengecek kalau ada komplain pada saat proses pemasangan.

Hari Senin dan Selasa (4 & 5 Mei 2020) kami menunggu teknisi datang, tapi tidak muncul juga. Pada hari Rabu tanggal 6 Mei, saya berniat untuk mendatangi Plaza Telkom untuk menanyakan proges pemasangan. Sebelumnya, saya juga sudah menanyakan melalui akun twitter @TelkomCare, tapi tidak ada respon sama sekali.

Saat mau berangkat ke Plaza Telkom, ibu memberitahu saya melalui telepon (btw saya tinggal beda rumah dengan orang tua) bahwa ada teknisi telkom yang datang. Langsung saja saya meluncur ke rumah orang tua saya. Ternyata teknisi langsung memasang kabel dari tiang telepon.

Anehnya, mereka tidak membawa Router wifi dan juga STB TV. Benar saja dugaan saya, ternyata mereka hanya memasang kabel. menurut mereka ada kesalahan data dari kantor, sehingga router dan STB tidak mereka bawa. Saat ditanya kapan akan dipasang, mereka menjawab sore atau besok.

Saya baru sadar kalau ternyata hari Kamis tanggal 7 Mei adalah tanggal merah. Hampir bisa dipastikan mereka tidak akan datang. Padahal saya sudah sengaja tidak membeli paket data karena sudah sangat mengharapkan pakai indihome di rumah.

Hari Sabtu, tanggal 9 Mei 2020 sekitar pukul 9 pagi datang dua orang teknisi. Setelah berbincang beberapa saat, mereka pamit pergi lagi karena ada gangguan jaringan, katanya.

Sore harinya, teknis datang lagi. Kali ini mereka benar-benar membawa router dan juga STB. Setelah setting-setting, akhirnya internet dan tv bisa kami nikmati. Saya sempat agak bingung karena telepon tidak bisa dipakai, ternyata saya salah memesang jack telepon yang seharusnya di jack phone 1, malah saya pasang di phone 2.

Demikian pengalaman saya memasang indihome di rumah. Bagi teman-teman guru dan tenaga kependidikan yang juga berminat untuk pasang indihome paket guru, silakan langsung menuju website indihome dengan klik di sini.