Panen Melon 2020

Kebayang gak sih, tahun 2050 nanti (katanya) jumlah penduduk dunia ada sebanyak 10 miliar jiwa? Banyaknya penduduk tentu akan membawa masalah yang kompleks. Pangan mungkin adalah yang menjadi masalah utama.

Pengelolaan sumber daya untuk menghasilkan pangan menjadi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan pangan manusia di bumi. Salah satu sumber daya tersebut ialah lahan. Lahan pertanian yang luas sekalipun bila pengelolaannya tidak baik, tidak akan menghasilkan bahan pangan yang cukup. Lanjutkan membaca Panen Melon 2020

Pengalaman Pasang Indihome 2020

Mungkin, karena semakin merebaknya gerakan Work From Home (WFH), dijadikan sebagai kesempatan bagi perusahaan penyedia jasa internet untuk menjaring pelanggan baru.

Salah satu yang memberikan promo adalah perusahaan ISP plat merah di Indonesia.

Beberapa waktu yang lalu, saya iseng-iseng ngecek web mereka. Ternyata, ada promo khusus siswa dan guru dengan harga sedikit miring bila dibandingkan dengan paket reguler.

Sore hari, saya tawarkan kepada ayah untuk memasang internet di rumah, saya jelaskan bahwa ada promo khusus guru. Orang rumah pada setuju, jadi langsung saja saya daftarkan melalui website-nya. Lanjutkan membaca Pengalaman Pasang Indihome 2020

Pekan Raya Samarinda 2019

Tidak begitu jauh dari momen Ulang Tahun Kota Samarinda, di Samarinda dilaksanakan Pekan Raya Samarinda. Pekan Raya Samarinda dilaksanakan di GOR Segiri Samarinda pada tanggal 6 sampai dengan 10 Februari yang lalu.

Aku kurang memerhatikan siapa sebenarnya penyelenggara Pekan Raya Samarinda 2019 ini. Mungkin saja penyelenggaranya adalah Pemerintah Kota Samarinda dengan dibantu oleh EO.

Denah pameran

Jadwal acara

Acara terbagi di dua tempat, yaitu indoor dan outdoor. Acara indoor kebanyakan di berupa talkshow dan juga lomba-lomba yang memerlukan ruangan. Sedangkan acara outdoor adalah acara anak muda seperti band dan festival cosplay. Lanjutkan membaca Pekan Raya Samarinda 2019

Parade Medali Emas di Samarinda

Entah dalam rangka apa, kemarin, hari Jumat tanggal 7 September 2018 di Samarinda dilaksanakan jalan santai. Jalan santai ini diikuti pegawai dari berbagai instansi di lingkungan pemerintahan Kota Samarinda. Jalan santai juga mengerahkan anak sekolah dari beberapa sekolah yang ada di Kota Samarinda.

Kabaranya, jalan santai kali ini juga dihadiri oleh peraih medali emas Asian Games yang berasal dari kota Samarinda. Saya sendiri tidak melihatnya karena banyakanya peserta yang menumpuk dan kurang teratur. Foto sang peraih medali emas baru saya dapatkan setelah ada yang membagikannya di grup Whatsapp. Lanjutkan membaca Parade Medali Emas di Samarinda

Riding Minggu Pagi

Supaya naik sepedanya tambah semangat, aku mencoba untuk “mengaitkan” hobiku yang stu ini dengan hobi yang lainnya yaitu blogging. Jadi dibuatlah video ini. Sebuah dokumentasi gak penting dari kegiatanku membakar kalori yang diperoleh dengan uang halal.

Sedikit info, video ini dibuat dengan menggunakan kamera smartphone-ku yaitu Xiaomi Redmi 2 Prime dengan bantuan sebuah holder yang aku pasang pada handlebar sepedaku.

Tak ‘Kan Kulewatkan

Dua atau tiga tahun yang lalu, baru ngerti kalau ada yang namanya Hari Blogger Nasional. Katanya sih, Hari Blogger Nasional dicanangkan oleh Menteri Kominfo (lupa, siapa yang menjabat waktu itu) secara spontan. Waktu itu, ada event yang di buka oleh Pak Menteri di mana banyak blogger yang diundang dan berpartisipasi. Dalam pidato sambutan beliau, Pak Menteri secara spontan mencanangkan hari itu sebagai hari Blogger Nasional. Mengenai detail sejarah acara dan tokohnya, sila di-google sendiri deh.

Jadi pada kesempatan kali ini, saya cuma tidak mau melewatkan event #HariBloggerNasional tanpa mengeposkan tulisan di blog kesayangan ini. Walau isinya kurang bermanfaat, pokoknya harus ada tulisan di hari penting ini. Hehe…

Gambar yang tidak ada hubungannya dengan tema tulisan
Gambar yang tidak ada hubungannya dengan tema tulisan

Memang, akhir-akhir ini ide menulis terasa sangat kering. Dalam beberapa waktu terakhir, aku cuma menulis sebulan sekali, berbeda sekali dengan waktu awal blog ini lahir. Dalam sebulan, aku bisa menulis sampai delapan tulisan.

Sepertinya aku perlu untuk kembali meluruskan niat dalam blogging, agar kegiatan blogging ini bisa lebih terarah dan produktif.

Selama ini, kalau ditanya apa alasan blogging biasanya aku menjawab dengan beberapa hal di bawah ini:

  • Dapat uang dari google adsense

Siapa yang gak mau duit (ngaku aja, terus transfer ke rekeningku), apalagi duit yang datang “tanpa modal”, setidaknya begitu kesan awal yang kudapat ketika tahu bahwa “hanya” dengan menulis di blog bisa dapat duit. Kenyataannya, untuk mendapatkan penghasilan dari adsense tidak semudah yang dibayangkan.

  • Jadi terkenal

Karena jadi artis susah, siapa tahu aku bisa terkenal lewat tulisanku.

  • Jadi penulis fiksi

Dulu mikirnya, kalau rajin ngeblog pasti suatu saat akan bisa menghasilkan satu karya fiksi yang bisa bikin aku kaya seperti JK Rowling atau kawan-kawannya (pret).

Melatih kemampuan bahasa

Nah, kalau yang ini mungkin bisa dibilang ada hasilnya. Aku yang termasuk lemah dalam bersosialisasi dan mengalami social anxiety, sangat lemah dalam bahasa verbal. Dengan latihan menulis, setidaknya kemampuanku yang lemah dalam berkomunikasi secara verbal bisa tertolong dengan kemampuan komunikasi tertulis. Selain itu, menulis juga membantu meningkatkan kemampuan komunikasi verbalku.

Mungkin, aku tidak akan menjadi blogger/penulis terkenal, tetapi paling tidak suatu hari di masa yang akan datang anak cucuku akan tahu aku ngapain aja saat ada waktu luang. Mereka akan tahu bahwa kalau sedang ada waktu senggang, aku tidak melakukan hal negatif (ah, mereka gak tahu aja.. 😀 )