Selamat Hari Raya Idul Adha

Selamat Hari Raya Idul Adha untuk teman-teman semua..
Semoga kita diberikan ketaatan dan kesabaran seperti Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail AS.

Jadi, bagaimana dengan lebaran haji teman-teman sekalian? Adakah cerita menarik?

Kalau ngomongin lebaran haji atau lebaran qurban, jadi ingat suasana lebaran haji tahun lalu.

Lebaran haji tahun lalu, Si Gundul bawa daging jatah kurban yang dia dapat ke rumahku. Di rumah, kami bikin sate. Cerita selengkapnya bisa baca di sini deh (klik dong).

Di bawah ini aku kasih satu fotonya..

Tukang Sate dadakan
Tuh Si Gundul (bukan nama sebenarnya)

Kalau tahun ini sepertinya belum ada kejelasan apakah bisa bikin sate lagi atau gak. Semoga saja… 😀


Ban Benjol

Ban Benjol – Kejadian ini terjadi beberapa bulan yang lalu, tepatnya tanggal 13 April . Di pagi hari, aku mencuci ngebasah-basahin motor untuk persiapan jalan jauh. Aku kaget waktu ngelihat keadaan ban udah benjol-benjol kayak begini.

Benjol-benjolnya ban ini terjadi lumayan mendadak. Ban masih dalam keadaan baik di hari Kamis dan Jumat. Memang sih, waktu di pake ada sedikit guncangan (mungkin benjolnya mulai muncul) saat aku ngantar Ibu check up ke rumah sakit, tapi benjolnya belum terlihat. Baru pada hari Sabtu benjol ban mulai terlihat. Lanjutkan membaca Ban Benjol

Eh, Ternyata Ada

Sekitar pertengahan Juni lalu, Kalimantan Timur dilanda oleh badai besar. badai besar ini bukan badai biasa, tapi badai mati lampu massal.

Pemadaman yang terjadi itu berlangsung serempak di tiga kota besar Kalimantan Timur, yaitu Samarina, balikpapan dan Tenggarong. Katanya sih, pemadaman tidak dapat terhindarkan karena adanya kerusakan di pembangkit listrik.

Protes dari warga pun tentu saja tidak terhindarkan. Menjawab protes warga, PLN berjanji memberikan kompensasi pemotongan biaya listrik. Lanjutkan membaca Eh, Ternyata Ada

Masuk Koran

Pengen banget masuk koran, selain bisa terkenal 😎 juga bisa menambah pembaca yang jarang bersentuhan dengan internet. Aku juga mau seperti kakaakin yang cerpen beliau berhasil dimuat di koran, tapi aku gak pernah nulis cerpen. Jangankan nulis, bacanya aja jarang. :p

Peluang datang ketika Samarinda Pos membuka kesempatan kepada bloggger-blogger Samarinda untuk mempublikasikan tulisan di harian kota Samarinda itu. Langsung aja, deh aku coba untuk kirimkan tulisanku.

Mungkin udah lebih dari satu minggu sejak aku mention akun twitter-nya Sapos aku dihubungi lewat:email:  email. Email dikirim sabtu dinihari (4 Mei 2013) dan langsung aku balas saat itu juga. Eh, tau-tau Minggu paginya udah dimuat. Lumayan cepat juga… :cendol

Minggu pagi aku keluar cari koran dengan terburu-buru karena aku harus segera berangkat :tkp ke kebun karet. Untung gak susah nyari korannya.

Tulisanku yang dimuat di Samarinda Pos ini adalah yang berjudul Pesona Tersembunyi Tanah Borneo (tuh fotonya di atas).

Nah sekian dulu tulisan kali ini, aku lagi sibuk skripsi. :cool

 

Pesona Tersembunyi Tanah Borneo

Waktu berhasil dapat lokasi KKN di Samarinda, aku benar-benar merasa beruntung. Beruntung karena gak usah repot-repot urus ini itu, bawa perbekalan ini itu, gak bikin cemas orang tua karena lokasi jauh, dan lain sebagainya. Aku juga benar-benar beruntung saat mendapat teman-teman yang asik di kelompok KKN-ku.

Sepertinya, perasaan itu agak “bergeser” ketika KKN selesai. Banyak cerita dari teman-teman yang lokasi KKN-nya di luar Samarinda yang tidak kalah serunya. Salah satunya adalah teman PPL-ku, Nurul.

Jadi ceritanya begini. Beberapa bulan yang lalu, Nurul meminta bantuanku untuk membuat video media pembelajaran yang akan digunakan di penelitiannya (sayangnya, waktu itu aku gagal karena laptopku error). Di situ dia utak atik laptopnya dan menunjukkan beberapa foto dari tempat KKN-nya.

Aku agak terkejut ternyata di Kalimantan Timur ada air terjun yang begitu indah, tidak kalah dengan air terjun-air terjun yang ada di daerah lainnya.

Air terjun ini terletak di Kabupaten Kutai Barat. Waktu itu, lokasi KKN mereka ada di Kecamatan Melak, kemungkinan air terjun ini juga berada di Kecamatan yang sama (lupa ditanyakan detail lokasinya).

Air terjun yang tinggi ini namnya Jantur Inaar. Benar-benar seru deh kayaknya, kalo foto-foto di situ

Seru fotonya..!

 Nah, ini ada satu lagi air terjunnya. Aku lupa namanya apa. Air terjun yang satu ini gak kalah seru karena mereka bisa berenang di situ…!

.

Di bawahnya ada kolam..!!

Ada tiga air terjun yang diknjungi oleh Nurul dan teman-teman KKN-nya, yang satu lagi gak ada fotonya. Oh, iya. Menurut Nurul, tempat ini belum ada yang mengelola. Mungkin, karena belum banyak pengunjungnya.

Nah, inilah yang bikin aku agak iri kepada teman-teman yang KKN di daerah-daerah yang ternyata memiliki potensi pariwisata yang luar biasa. Aku benar-benar berharap suatu saat nanti aku bisa mengunjungi tempat ini dan tempat-tempat lain yang ada di Benua Etam ini.