Creed: Bangkitkan Kembali Underdog Story



Bagi saya yang kurang mengerti proses produksi film, sulit menentukan apakah film ini tergolong sebagai spin-off ataukah sebuah sequel. Dibilang sequel leading character-nya bukan Rocky, dibilang spin-off Rocky-nya masih ada dan membawa pengaruh besar dalam alur cerita. Biarlah production designer dan screen writer yang menentukan apakah film ini tergolong sebagai sequel atau sebuah spin-off. Saya sebagai penonton cuma bisa menikmati saja.

Creed menceritkan kisah seorang putra dari Apollo Creed bernama Adonis Johnson (Michael B Jordan), yang lahir di luar pernikahan. Adonis yang tidak pernah bertemu ayahnya menyimpan kekaguman untuk mengikuti jejak sang ayah.

Pada usia remaja, Adonis yang sedang menjalani hukuman di penjara remaja mendapat kunjungan dari seorang wanita. Adonis menyangka wanita tersebut adalah pekerja sosial yang ingin menampungnya sebagai anak asuh. Wanita itu ternyata adalah Marry Anne Creed, istri dari mendiang Apollo Creed. Marry Anne menawarkan Adonis untuk tinggal bersamanya.

Gambar dari sini

Kisah berlanjut ketika Adonis sudah dewasa. Dengan kehidupan yang lebih baik, Adonis bisa mendapatkan pendidikan dan pekerjaan yang baik. Walau sudah hidup nyaman, Adonis masih menyimpan harapan besar untuk mengikuti jejak ayahnya sebagai petinju.

Kehidupan ganda di jalani oleh Adonis. Siang sebagai pekerja kantoran dan malamnya menjadi petinju. Setelah merasa cukup yakin akhirnya Adonis memilih untuk meninggalkan “pekerjaan nyaman”-nya dan fokus menjadi seorang petinju profesional.

Walau ditentang oleh ibu angkat/tirinya (Marry Anne), Adonis tetap bertekad untuk menjadi seorang petinju. Ia kemudian pergi ke kota Philadelphia untuk menemui Rocky Balboa (Sylvester Stallone) untuk meminta Rocky menjadi pelatihnya.

Awalnya Rocky menolak, namun setelah melihat keseriusan Adonis, Rocky bersedia untuk melatihnya.

Mungkin sampai di sini aja review yang saya berikan demi menghindari spolier. Bagi teman-teman yang penasaran dengan ceritanya, buruan deh nonton mumpung masih hangat (martabak, kalii) :mrgreen:

Heboh The Interview

Dunia hiburan sedang heboh-hebohnya dengan masalah peretasan yang dilakuakn sekelompok Hacker (peretas) terhadap sistem komputer yang dimilik oleh Sony. Peretasan ini diduga dilakukan oleh Korea Utara menyusul akan dirilisnya film The Interview.

Pihak Korea Utara sendiri membantah telah melakukan pretasan tersebut, namun mereka memuji tindakan peretas tersebut yang mereka yakini adalah sebagai simpatisan negara Korea Utara.

Lanjutkan membaca Heboh The Interview

Insidious Chapter 2: Misi Penyelamatan

Berawal dari twitwar soal siapa yang paling penakut di antara kami, akhirnya kami sepakat untuk mengadakan nonton bareng film Insidious Chapter 2 untuk membuktikan pembelaan diri kami masing-masing.

Nonton bareng dilaksanakan di bioskp studio 21 Samarinda Central Plaza dengan peserta-peserta yang saling berdebat sebelumnya. Di akhir nonton bareng, rasanya kami tidak lagi memperdebatkan siapa yang paling penakut karena sepakat bahwa film ini lumayan serem. 😳

Nah, di sini aku bakal me-review sedikit mengenai film Insidious Chapter 2. Bagi yang berencana menonton film Insidios Chapter 2, silahkan di simak.

Poster hak miliki yg bikin film
Poster hak miliki yg bikin film

Bagi Anda yang belum menonton film Insidious yang pertama, jangan khawatir karena Anda masih bisa menikmati ditakut-takuti oleh film Insidious Chapter 2 ini. Film ini mengisahkan keluarga Lambert yang mencoba melanjutkan hidup mereka setelah kejadian yang mereka alami pada film sebelumnya. Lanjutkan membaca Insidious Chapter 2: Misi Penyelamatan

KSnR: Hitch

Satu film lagi nih yang bakal aku review di sini. Karena aku mulai senang nge-review, aku bikin kategori baru di blog ini. Kategori ini aku berin nama KSnR singkatan dari Kesahnya Sih nge-Review.

Film yang akan aku review sekarang adalah film yang berjudul Hitch. Hitch adalah film yang bergenre komedi romantis.

 Film ini mengisahkan seorang konsultan asmara bernaman Alex Hitchens yang diperankan oleh Will Smith. Hitch, begitu panggilannya, membantu cowok-cowok yang kurang pandai bicara sama cewek supaya bisa jadian.

 Menurut Hitch, sebagian cowok itu punyta keahlian alami membuat cewek ngerasa nyaman. Sebagian yang lain gak punya keahlian itu sama sekali. Salah satunya adalah klien Hitch yang terakhir, Albert Breneman yang diperankan oleh Kevin James.

imgHitch2-300x240
Gambar hak milik yang bikin film

Albert Breneman adalah seorang akuntan di perusahaan investasi di New York. Posturnya yang tambun dan gerak-geriknya yang kikuk membuat Hitch berpikir kalau Breneman termasuk dalam golongan cowok yang “Has No Game” kalau dalama urusan cewek.

 Albert ini naksir berat sama salah satu klien kantornya, Alegra Cole (diperankan oleh Amber Vallettaa). Alegra ini adalah anak orang kaya dan selebritas lokal di New York yang baru saja putus dari pacarnya yang selingkuh.

Jadi, dimulailah misi Hitch. Hitch mengajarkan beberapa teknik dan attitude dalam berbicara kepada Alegra. Pelan-pelan mereka berdua mulai dekat dan mulai jalan bareng.

 Di saat yang bersamaan Hitch berkenalan dengan Sara Melasz, yang diperankan oleh Eva Mendes. Sara Melasz ini adalah seorang wartawati majalah gosip yang sering memberitakan gosip seputar selebritas kota New York.

Sara Melasz mendapat tugas meliput si Alegra Cole. Investigasinya mengarah kepada Albert Breneman. Sara jadi penasaran bagaimana Albert yang seorang akuntan biasa bisa mendekati Alegra.

Muncul gosip tentang adanya “Date Doctor”. Penyelidikan selanjutnya mengarahkan Hitch-lah si konsultan asmara tersebut.

Vance Munson, seorang playboy cap kecoak mencoba untuk meminta bantuan Hitch untuk mendekati Casey, sahabat Sara. Hitch menolak permintaan Vance karena Vance hanya menginginkan “kencan semalam”. Menurut Hitch, itu bukanlah tujuan dari pekerjaannya.

Vance berhasil mendekati Casey tanpa bantuan Hitch dan ia mendapatkan apa yang ia inginkan dari Casey. Mendengar hal itu, Sara Melasz marah. Sara mendatangi Vance dan Vance membuat pengakuan palsu bahwa ia mendapat bantuan dari “Date Doctor”. Vance pun memberikan kartu nama yang hanya berisi nomor telepon kepada Sara.

Sara mulai menyelidiki si “Date Doctor” ini. Ia merasa marah sekali ketika mengetahui bahwa si Date Doctor adalah Hitch.

Tanpa berpikir panjang dan menyelidiki lebih jauh, Sara merilis berita soal Albert Breneman dan Date Doctor yang membantunya mendekati Alegra Cole. Hubungan Albert dan Alegra pun jadi retak karena berita gosip di majalah Sara itu.

Nah, bagaimana kelanjutan hubungan Albert dan Alegra? Bagaimana pula hubngan Sara dan Hitch? Langsung aja deh pergi ke rental video terdekat dan cari film yang berjudul Hitch ini. Ingat, jangan beli bajakan, ya… 😉

O, iya film ini sangat aku rekomendasikan untuk yang baru jadian atau yang lagi berjuang 😀 . Selamat menonton…

*There is no manual book about woman’s heart and how to treat a woman. Some guys need more clues and more time. 🙂