Pengalaman Pasang Indihome 2020

Mungkin, karena semakin merebaknya gerakan Work From Home (WFH), dijadikan sebagai kesempatan bagi perusahaan penyedia jasa internet untuk menjaring pelanggan baru.

Salah satu yang memberikan promo adalah perusahaan ISP plat merah di Indonesia.

Beberapa waktu yang lalu, saya iseng-iseng ngecek web mereka. Ternyata, ada promo khusus siswa dan guru dengan harga sedikit miring bila dibandingkan dengan paket reguler.

Sore hari, saya tawarkan kepada ayah untuk memasang internet di rumah, saya jelaskan bahwa ada promo khusus guru. Orang rumah pada setuju, jadi langsung saja saya daftarkan melalui website-nya. Lanjutkan membaca Pengalaman Pasang Indihome 2020

Riding Minggu Pagi

Supaya naik sepedanya tambah semangat, aku mencoba untuk “mengaitkan” hobiku yang stu ini dengan hobi yang lainnya yaitu blogging. Jadi dibuatlah video ini. Sebuah dokumentasi gak penting dari kegiatanku membakar kalori yang diperoleh dengan uang halal.

Sedikit info, video ini dibuat dengan menggunakan kamera smartphone-ku yaitu Xiaomi Redmi 2 Prime dengan bantuan sebuah holder yang aku pasang pada handlebar sepedaku.

Digusur

Baru-baru ini, image hosting gratisan yang selama ini aku pakai untuk menyimpan gambar yang aku tampilkan di blog ini membuat perubahan kebijakan. Mereka tidak lagi menyediakan layanan third party hosting bagi pengguna dengan akun gratis seperti diriku. Otomatis, blogku ini akan tidak lagi menampilkan gambar.

Mau-tidak mau, aku memang harus menggunakan layanan third party hosting mengingat kapasitas hosting web yang aku pakai sangatlah kecil. Maklum, blogger kelas debu seperti aku belum mampu menyewa layanan inang web dengan harga yang mahal. Itu sebabnya aku harus pintar-pintar mengakali masalah luas space yang aku pakai.

Foto-foto random di photobucket

 

Dalam beberapa hari setelah pengumuman dari photobucket mengenai perubahan kebijakan mereka, tampaknya belum ada perubahan dengan blogku. Hampir semua gambar yang aku inangkan pada layanan mereka masih bisa tampak pada blogku. Namun demikian, jangan sampai gambar sudah hilang, baru kemudian repot cari solusi.

Langkah pertama yang harus ditempuh adalah mencari image hosting alternatif. Untungnya tidak susah mencari website lain yang menyediakan layanan image hosting gratis. Rencananya, semua gambar akan aku pindahkan ke imgbb.com.

Selanjutnya adalah memindahkan semua foto yang ada di photobucket ke imgbb. ungkin, langkah kedua inilah yang akan banyak memakan waktu dan tenaga. Sampai pos ini ditulis, langkah kedua ini masih berupa wacana. Hehe. 😀

Langkah ketiga dan terakhir adalah mengedit ulang semua pos yang menggunakan gambar. Semua url gambar harus diganti, yang asalnya dari photobucket diganti dengan url dari imgbb. Langkah ketiga ini tidak susah hanya perlu kesabaran.

Semoga saja kedepannya imgbb tidak akan mengubah kebijakannya menjadi seperti photobucket, ya… 😀

Tak ‘Kan Kulewatkan

Dua atau tiga tahun yang lalu, baru ngerti kalau ada yang namanya Hari Blogger Nasional. Katanya sih, Hari Blogger Nasional dicanangkan oleh Menteri Kominfo (lupa, siapa yang menjabat waktu itu) secara spontan. Waktu itu, ada event yang di buka oleh Pak Menteri di mana banyak blogger yang diundang dan berpartisipasi. Dalam pidato sambutan beliau, Pak Menteri secara spontan mencanangkan hari itu sebagai hari Blogger Nasional. Mengenai detail sejarah acara dan tokohnya, sila di-google sendiri deh.

Jadi pada kesempatan kali ini, saya cuma tidak mau melewatkan event #HariBloggerNasional tanpa mengeposkan tulisan di blog kesayangan ini. Walau isinya kurang bermanfaat, pokoknya harus ada tulisan di hari penting ini. Hehe…

Gambar yang tidak ada hubungannya dengan tema tulisan
Gambar yang tidak ada hubungannya dengan tema tulisan

Memang, akhir-akhir ini ide menulis terasa sangat kering. Dalam beberapa waktu terakhir, aku cuma menulis sebulan sekali, berbeda sekali dengan waktu awal blog ini lahir. Dalam sebulan, aku bisa menulis sampai delapan tulisan.

Sepertinya aku perlu untuk kembali meluruskan niat dalam blogging, agar kegiatan blogging ini bisa lebih terarah dan produktif.

Selama ini, kalau ditanya apa alasan blogging biasanya aku menjawab dengan beberapa hal di bawah ini:

  • Dapat uang dari google adsense

Siapa yang gak mau duit (ngaku aja, terus transfer ke rekeningku), apalagi duit yang datang “tanpa modal”, setidaknya begitu kesan awal yang kudapat ketika tahu bahwa “hanya” dengan menulis di blog bisa dapat duit. Kenyataannya, untuk mendapatkan penghasilan dari adsense tidak semudah yang dibayangkan.

  • Jadi terkenal

Karena jadi artis susah, siapa tahu aku bisa terkenal lewat tulisanku.

  • Jadi penulis fiksi

Dulu mikirnya, kalau rajin ngeblog pasti suatu saat akan bisa menghasilkan satu karya fiksi yang bisa bikin aku kaya seperti JK Rowling atau kawan-kawannya (pret).

Melatih kemampuan bahasa

Nah, kalau yang ini mungkin bisa dibilang ada hasilnya. Aku yang termasuk lemah dalam bersosialisasi dan mengalami social anxiety, sangat lemah dalam bahasa verbal. Dengan latihan menulis, setidaknya kemampuanku yang lemah dalam berkomunikasi secara verbal bisa tertolong dengan kemampuan komunikasi tertulis. Selain itu, menulis juga membantu meningkatkan kemampuan komunikasi verbalku.

Mungkin, aku tidak akan menjadi blogger/penulis terkenal, tetapi paling tidak suatu hari di masa yang akan datang anak cucuku akan tahu aku ngapain aja saat ada waktu luang. Mereka akan tahu bahwa kalau sedang ada waktu senggang, aku tidak melakukan hal negatif (ah, mereka gak tahu aja.. 😀 )

Mohon Maaf…



Walau sudah semakin jarang nge-post, blog ini setiap hari masih aku kunjungi untuk memantau perkembangannya. Kali aja pengunjungnya jadi semakin melonjak karena posting tentang Astramatika ataupun tentang Ladaya Tenggarong seperti beberapa minggu yang lalu.

Selain dipantau perkembangannya, login juga sering aku lakukan untu maintenance kecil-kecilan seperti update plugin, hapus cache atau buang komentar spam. Maintenance kecil-kecilan lumayan meringankan database. :mrgreen:

Ngomong-ngomong soal buang komentar spam, beberapa hari yang lalu aku tidak sengaja menghapus komentar yang bukan spam. Karena komentar yang jualan viagra & cialis 😯 banyak banget, secara membabi-buta aku ngeklik “delete permanently” tanpa melihat secara utuh apa dan dari siapa komentar-komentar itu. Tepat saat komentar yang dimoderasi tersisia dua buah, sekilas aku melihat bahwa komentar itu berbahasa Indonesia (tidak seperti komentar spam yang berbahasa Inggris atau isinya cuma link). Duh, jadi nyesel ngklik sambil melamun.. 🙁 😥

Jadi, dengan pos ini aku ingin menyampaikan permohonan maaf kepada siapapun yang menuliskan komentar, tapi komentarnya tidak muncul. Bukannya sengaja menghapus komentar Anda, tapi keadaan ppsikologis yang membuat saya jadi salah pencet. Mohon maaf ya… 😀 Jangan bosan untuk berkunjung dan berkomentar di blog saya yang sederhana ini…

Gambar ambil dari sini

4G Sudah Ada di Samarinda(???)

Seingatku, sudah dua kali ini, layanan operator seluler yang aku gunakan bermasalah setiap akhir pekan. Entah karena kualitasnya memang jelek atau karena ada maintenance.

Kejadian ini membuat aku berpikir, mungkinkah sedang ada maintenance karena sang operator sedang menyiapkan infrastruktur 4G di Samarinda? Hal tersebut tidaklah mustahil mengingat kota tetangga sudah terlebih dahulu menikmati layanan 4G.

Kota tetangga memang bikin iri banget, tapi memang gak heran kalau apa-apa pasti ada duluan di sana. Statusnya sebagai kota ekonomi membuat perusahaan-perusahaan swasta lebih memilih kota tetangga sebagai prioritas area pelayanannya. Selain itu, kota tetangga juga merupakan pintu gerbang provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Hal ini sangat berbeda dengan Samarinda yang punya status sebagai kota pemerintahan, apalagi beberapa industri di Samarinda mulai menyusut.

Sebenarnya, pilihan operator untuk menomor-dua-kan kota Samarinda dibanding kota tetangga dalam hal pelayanan jaringan 4G sangat disayangkan. Selain sebagai kota pemerintahan, Samarinda juga dikenal sebagai kota pendidikan. Universitas negeri di Kalimantan Timur pusatnya ada di Samarinda, ditambah lagi beberapa perguruan tinggi baik swasta maupun negeri.

Cakupan 4g SamarindaSamarinda 4g Coverage
Gambar dari sini

Perguruan tinggi yang sebagian besar isinya adalah anak muda dan alay telat tobat tentu merupakan pasar potensial bagi para operator untuk menjerumuskan mereka menjadi pelanggan. Anehnya, hal ini seperti tidak disadari oleh para operator yang justru memilih kota tetangga.

Semoga saja jaringan 4G segera ada di Samarinda… :mrgreen: