@dnwahyudi http://blog.dnwahyudi.com Dunia Penuh dengan Kejutan Indah Tue, 10 Oct 2017 05:59:43 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.1 66164723 Riding Minggu Pagi http://blog.dnwahyudi.com/2017/10/riding-minggu-pagi/ http://blog.dnwahyudi.com/2017/10/riding-minggu-pagi/#comments Tue, 10 Oct 2017 05:57:48 +0000 http://blog.dnwahyudi.com/?p=2844 Supaya naik sepedanya tambah semangat, aku mencoba untuk “mengaitkan” hobiku yang stu ini dengan hobi yang lainnya yaitu blogging. Jadi dibuatlah video ini. Sebuah dokumentasi gak penting dari kegiatanku membakar kalori yang diperoleh dengan uang halal.

Sedikit info, video ini dibuat dengan menggunakan kamera smartphone-ku yaitu Xiaomi Redmi 2 Prime dengan bantuan sebuah holder yang aku pasang pada handlebar sepedaku.

]]>
http://blog.dnwahyudi.com/2017/10/riding-minggu-pagi/feed/ 5 2844
Tercabik oleh Louisa http://blog.dnwahyudi.com/2017/10/tercabik-oleh-louisa/ http://blog.dnwahyudi.com/2017/10/tercabik-oleh-louisa/#comments Mon, 02 Oct 2017 12:40:33 +0000 http://blog.dnwahyudi.com/?p=2828 Membaca adalah salah satu cara kita menggali informasi. Apapun bacaannya, aku menganggap itu bermanfaat untuk menambah wawasan kita. Mulai dari literatur akademik sampai dengan bungkus mie instan Korea, kalau aku mampu menangkap maknanya (terlepas dari apapun bahasa yang digunakan), kemungkinan aku akan membacanya.

Jujur saja, akhir-akhir ini minat bacaku memang agak menurun. Hal ini disebabkan kesibukan (sok sibuk) dan juga lebih menariknya media elektronik untuk disimak.

Untuk meningkatkan minat bacaku, aku berusaha agar tidak terlepas dari buku, karena itu untuk saat ini aku pilih buku fiksi saja.

Jadi sekitar awal tahun 2015, aku membeli buku yang berjudul Little Women karya Louisa May Alcott. Mungkin beberapa dari Anda sudah mengenal buku ini. Aku sudah lama tertarik dengan buku ini karena buku ini memang sangat terkenal dan juga bahkan ada yang menganggapnya sebagai literatur karya sastra modern.

Ini bukuku

Saking suksesnya buku Little Woman ini membuatnya sudah empat kali diangkat menjadi film yaitu pada tahun 1933, 1948, 1978 dan 1994.

Karena aku tidak mau “mengkhianati” buku yang sudah aku beli, aku menahan diri untuk tidak menonton filmnya. Padahal, aku sudah mengunduh film Little Women (yang versi 1994) lebih dari setahun yang lalu.

Pada awal September ini akhirnya aku selesai membaca buku Little Women ini (lama banget, ya). “Finally I wil watch the movie, and having fun”, that’s something I though.

Kembali sedikit ke bukunya. Jadi, pada tahun 1868 buku Little Women mengalami kesuksesan yang sangat besar. Segera saja Louisa May Alcott menerbitkan buku kedua dari kisah keluarga March ini pada tahun selanjutnya yaitu 1869. Buku kedua ini diberi Judul Good Wives. Pada penerbitan tahun-tahun selanjutnya, ada yang menerbitkan buku ini secara terpisah dan ada juga yang menerbitkan secara bundled. Hal tersebut baru aku ketahui baru-baru ini saja, setelah semuanya terlambat, ketika hati dan perasaanku sudah tercabik-cabik oleh cerita Good Wives.

Buku yang aku beli adalah buku dengan versi terpisah yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2014. Hal ini baru aku sadari setelah membaca catatan kecil di akhir buku.

Ternyata ada temannya

Sedangkan film yang dibuat pada tahun 1994 (film yang aku tonton kemarin) adalah film yang ceritanya dibuat dari kedua buku ini (Little Women dan Good Wives). Hal itu yang tidak pernah aku ketahui.

Profil Little Women (1994) di IMDB

Aku merasa sedikit keheranan ketika film baru saja setengah berjalan, tapi cerita yang ditampilkan sudah mencapai akhir buku Little Women. Beberapa saat kemudian aku baru ingat kalau buku Little Women punya sequel yang berjudul Good Wives.

Awalnya aku enjoy saja menonton film ini, sampai pada titik tertentu aku mulai tercabik-cabik.

Aku yang belum membaca buku Good Wives tentu saja belum tahu alur cerita paruh kedua dari film ini. Eskalasi suasana emosional yang dihadirkan pada paruh kedua film Little Women hadir dengan cara yang sangat ekstrem bagiku yang mengingat bahwa buku Little Women menceritakan tentang kehidupan keluarga gadis-gadis muda (kalau tidak dibilang kecil).

Yang ini belum baca. Sumber gramedia.com

Film yang awalnya aku kira hanya menyajikan kisah-kisah penuh nilai kebaikan yang dibawakan oleh gadis-gadis muda ternyata juga menghadirkan kisah intrik khas orang dewasa seiring bertambah dewasanya mereka. Hal ini yang membuat aku benar-benar merasa kecele dan bahkan terombang-ambing secara emosional.

Terlepas dari rasa “tercabik-cabik”-ku, aku menyarankan kepada teman-teman sekalian untuk membaca atau menonton film ini karena cerita yang disajikan penuh dengan nilai-nilai kebaikan.

Nah, bagaimana dengan teman-teman sekalian? Apakah pernah membaca buku atau menonton filmnya? Atau ada rekomendasi film lain yang juga bisa membuat hati tercabik-cabik?

]]>
http://blog.dnwahyudi.com/2017/10/tercabik-oleh-louisa/feed/ 6 2828
Digusur http://blog.dnwahyudi.com/2017/07/digusur/ http://blog.dnwahyudi.com/2017/07/digusur/#comments Wed, 26 Jul 2017 00:12:16 +0000 http://blog.dnwahyudi.com/?p=2797 Baru-baru ini, image hosting gratisan yang selama ini aku pakai untuk menyimpan gambar yang aku tampilkan di blog ini membuat perubahan kebijakan. Mereka tidak lagi menyediakan layanan third party hosting bagi pengguna dengan akun gratis seperti diriku. Otomatis, blogku ini akan tidak lagi menampilkan gambar.

Mau-tidak mau, aku memang harus menggunakan layanan third party hosting mengingat kapasitas hosting web yang aku pakai sangatlah kecil. Maklum, blogger kelas debu seperti aku belum mampu menyewa layanan inang web dengan harga yang mahal. Itu sebabnya aku harus pintar-pintar mengakali masalah luas space yang aku pakai.

Foto-foto random di photobucket

 

Dalam beberapa hari setelah pengumuman dari photobucket mengenai perubahan kebijakan mereka, tampaknya belum ada perubahan dengan blogku. Hampir semua gambar yang aku inangkan pada layanan mereka masih bisa tampak pada blogku. Namun demikian, jangan sampai gambar sudah hilang, baru kemudian repot cari solusi.

Langkah pertama yang harus ditempuh adalah mencari image hosting alternatif. Untungnya tidak susah mencari website lain yang menyediakan layanan image hosting gratis. Rencananya, semua gambar akan aku pindahkan ke imgbb.com.

Selanjutnya adalah memindahkan semua foto yang ada di photobucket ke imgbb. ungkin, langkah kedua inilah yang akan banyak memakan waktu dan tenaga. Sampai pos ini ditulis, langkah kedua ini masih berupa wacana. Hehe. πŸ˜€

Langkah ketiga dan terakhir adalah mengedit ulang semua pos yang menggunakan gambar. Semua url gambar harus diganti, yang asalnya dari photobucket diganti dengan url dari imgbb. Langkah ketiga ini tidak susah hanya perlu kesabaran.

Semoga saja kedepannya imgbb tidak akan mengubah kebijakannya menjadi seperti photobucket, ya… πŸ˜€

]]>
http://blog.dnwahyudi.com/2017/07/digusur/feed/ 4 2797
Tes Konten VR http://blog.dnwahyudi.com/2017/04/tes-konten-vr/ http://blog.dnwahyudi.com/2017/04/tes-konten-vr/#comments Sat, 29 Apr 2017 09:48:12 +0000 http://blog.dnwahyudi.com/?p=2815 Salah satu pembaruan terkini dari blog engine wordpress adalah kemampuannya untuk menampilkan konten Virtual Reality (VR). Oleh karena itu, maka dalam pos kali ini aku mau mencoba menempatkan satu foto panorama 360Β° untuk diuji coba di blogku ini.

Foto diambil menggunakan smartphone dengan aplikasi Cardboard Camera dari Google.

Ini dia fotonya.

View 360

 

View cinema

Dari foto di atas dapat kita ketahui bahwa view 360Β° hanya cocok untuk foto yang diambil menggunakan kamera 360Β°, sedangkan jika menggunakan smartphone dengan aplikasi pembuat foto panorama tampilan yang pas adalah tampilan cinema.

]]>
http://blog.dnwahyudi.com/2017/04/tes-konten-vr/feed/ 1 2815
Astramatika-Unmul.com: Pengumuman Astramatika XXIV 2017 http://blog.dnwahyudi.com/2017/02/astramatika-unmul-com-pengumuman-astramatika-xxiv-2017/ Tue, 21 Feb 2017 01:55:25 +0000 http://blog.dnwahyudi.com/?p=2763 Berdasarkan hasil babak penyisihan Astramatika XXIV Tahun 2017, maka diumumkan tim-tim yang masuk ke babak selanjutnya (semifinal) adalah 12 (dua belas) yang memiliki nilai tertinggi di setiap jenjangnya. Hal ini sesuai dengan peraturan Astramatika XXIV yang diumumkan pada saat Technical Meeting pada tanggal

Penentuan semifinalis dilihat dari total skor Tes Tahap I dan Tes Tahap II. Bila ada dua atau lebih tim yang memiliki tottl skor yang sama, maka akan dilihat skor pada Tes Tahap II (tes kelompok). Bila tes kelompok juga sama, maka akan dilihat peserta dengan rata-rata usia paling muda.

Babak semifinal akan dilaksanakan pada tanggal 16 dan 17 maret 2017. Pada setiap babak semifinal , akan bertanding 6 tim yang kemudian akan didapatkan 3 tim yang akan masuk ke babak final. Penentuan suatu tim masuk ke semifinal 1 atau semifinal 2 dilakukan dengan cara diundi.

Babak final tingkat SD, SMP dan SMA dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2017.

Babak semifinal dan final memiliki format yang sama, di mana terdapat 3 putaran, yaitu soal wajib, soal keterampilan dan soal rebutan.

Putaran pertama adalah pemberian soal wajib di mana setiap tim memiliki kesempatan dan waktu yanng sama untuk mengerjakan soal yang diberikan. Jawaban ditulis di kertas, kemudian juri akan menilainya.

Putaran kedua adalah soal keterampilan. Pada putaran kedua, peserta menjawab soal dengan alat peraga.

Putaran ketiga adalah soal rebutan. Peserta menjawab pertanyaan yang dibacakan, kemudian menjawab dengan adu cepat tepat dengan tim lain. Jawaban salah akan diiberi penalti -50 dan jawabn benar mendapat skor 100.

Pemenang akan ditentukan dengan total skor yang didapatkan pada putaran 1, 2 an 3. Apabila ada tim yang memiliki skor yang sama, penentuan pemenang akan dilakukan dengan cara diberikan soal rebutan.

Untuk melihat semifinalis SD, sila klik disini.

Untuk melihat semifinalis SMP, sila klik di sini

Untuk melihat semifinalis SMA, sila klik di sini

*)Disclaimer: dnwahyudi.com tidak berafiliasi/terkait dengan Panitia Astramatika XXIV Tahun 2017, HIMAPTIKA ataupun Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mulawarman.
]]>
2763
Pendidikan Dasar Berujung Maut(???) http://blog.dnwahyudi.com/2017/01/pendidikan-dasar-berujung-maut/ http://blog.dnwahyudi.com/2017/01/pendidikan-dasar-berujung-maut/#comments Mon, 30 Jan 2017 04:40:36 +0000 http://blog.dnwahyudi.com/?p=2705 Dalam beberapa hari terakhir, berita media elektronik dan daring ramai dengan pemberitaan tentang tewasnya tiga mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) yang mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala (Mahasiswa Pencinta Alam). Ketiga mahasiswa tersebut diduga tewas karena kekerasan yang dilakukan saat mengikuti Diksar Mapala UII.

Foto dari sini >> Klik

Peribahasa mengatakan: seperti dua sisi mata uang. Di satu sisi kita terkejut dan merasa geram dengan kejadian ini, namun di sisi lain kita tidak merasa heran dengan kejadian seperti ini. Kekerasana berujung maut yang berdalih bagian dari pendidikan sudah beberapa kali terjadi di Indonesia.

Ngomong-ngomong soal kekerasan dalam dunia pendidikan, jadi ingat pengalaman waktu sekolah dulu. Jadi, di sekolah saya dulu selalu ada masa orientasi siswa untuk siswa baru. Dalam pelaksanaan orientasi tersebut selalu terjadi kekerasan verbal (walau gak main fisik, tetap aja kekerasan, kan ya..).

Panitia senior yang disebut tim PD (Penegak Disiplin) akan datang ke kelas pada suatu hari saat masa orientasi siswa. Mereka akan “mencari-cari” kesalahan siswa baru. Di situ, kadang saya merasa sedih mereka akan melakukan ‘penegakan kedisiplinana’ dengan cara mebentak-bentak kita.

Saya dulu juga termasuk korban tindakan itu, tapi syukurlah ada sedikit obat psikis karena saya berhasil nabok muka salah satu anggota Tim PD (cerita detailnya mungkin akan saya tulis di lain kesempatan).

Kalau saya tidak salah ingat, pada tahun 2007 ada siswa baru yang berani membawa masalah ini keluar. Dia diwawancari koran dan menyebutkan hal-hal tentang tim PD. Walaupun gak sempat bikin heboh, tapi (sepertinya) hal ini sempat membuat guru-guru pembina OSIS ketar-ketir.. Hehe..

Tidak jauh berbeda dengan masa SMA, waktu masuk perguruan tinggi aku juga mengalami bullying dengan legitimasi perkenalan institusi. Dibentak-bentak, disuruh ini itu dan lainnya. Untungnya hal yang aku alami masih dalam batas kewajaran.

Lain lagi cerita teman saya yang berkuliah di salah satu Perguruan Tinggi di Kota Surabaya. Di kampusnya, teman saya ini mengalami satu tahun penuh bullying oleh kakak tingkatnya. Detail peristiwanya tidak banyak dia ceritakan, mungkin dia merasa sudah ternoda menganggap hal yang dialaminya masih dalam batas kewajaran. Satu hal yang dia ceritakan cuma disuuruh menyebrang danau kampus bersama teman sekelompoknya sambil menggotong seorang temannya yang lain yang harus dijamin kebersihannya.

Nah, itu dia sedikit pengalaman saya tentang kekerasan dan bullying di dunia pendidikan. Jika berkenan, pembaca sekalian bisa membagikan cerita pengalaman melalui kolom komentar. 😁

]]>
http://blog.dnwahyudi.com/2017/01/pendidikan-dasar-berujung-maut/feed/ 6 2705
Tour Jakarta Lagi http://blog.dnwahyudi.com/2016/12/tour-jakarta-lagi/ http://blog.dnwahyudi.com/2016/12/tour-jakarta-lagi/#comments Sat, 31 Dec 2016 07:39:35 +0000 http://blog.dnwahyudi.com/?p=2718

Sebagai upaya peningkatan Sumber Daya Manusia tenaga kependidikan dari sekolah yang menerapkan program bla.. bla.. bla…

Mungkin potongan kalimat di atas yang akan aku gunakan sebagai paragraf pembuka laporan resmi untuk kunjungan yang aku lakukan kira-kira sebulan lalu. Memang, tujuan utama dari kunjunganku bulan lalu adalah study tour, tetapi tetap saja seperti yang sudah-sudah: jalan-jalannya lebih banyak. πŸ˜€

Ini merupakan kali kedua aku menapakan kaki di Ibu Kota. Sebenarnya kalau disuruh memilih, aku lebih suka kalau diberi liburan di rumah saja. Lumayan, aku bisa punya waktu nonton film sambil blogwalking sana-sini.. Hehe. Karena kunjungan ini memang sudah menjadi bagian tugas negara yang diamanahkan kepadaku, πŸ˜› ya jadi jalani saja..

Foto Monas sengaja aku jadikan featured image pada blogpos kali ini (foto yang di atas), karena Monas merupakan landmark yang banyak dikenal oleh masyarakat secara luas. Jadi biar ada buktinya gitu, kalau aku udah ke Jakarta.. wkwkwk.

SD Negeri 3 Tanah Tinggi Tangerang Selatan
Salah satu sudut sekolah yang kami kunjungi

Setelah kunjungan ke sekolah selesai, agenda selanjutnya yaitu jalan-jalan langsung dilaksanakan. Tempat pertama yang kami kunjungi adalah pusat perbelanjaan. Mungkin panitia menyadari bahwa sebagian besar peserta adalah ibu-ibu.

Aku yang memang kurang excited dalam jalan-jalan kali ini tidak terlalu mempersiapkan diri untuk mengunjugi objek-objek wisata. “Ke mana dibawa tour guide, aku ikutin aja lah.” Begitu pikirku.

Pantai Ancol menjadi salah satu destinasi yang kami kunjungi. Pada kunjungan dua tahun lalu, aku cuma menikmati pemandangan di kompleks panta Ancol ini. Kali ini, aku naik Gondola.. πŸ˜€

Pertama kali ke Ancol gak naik apa-apa, yang kedua naik Gondola, ntar yang ketiga boleh deh kamu naikin aku… #eh

Foto kiriman Kamus Bahasa Rindu (@dnwahyudi) pada

Selain Ancol, kami juga mengunjungi wilayah Kota Tua khususnya kompleks di sekitar Museum Fatahillah. Di sini, aku merasa lumayan tertarik untuk menjelajah objek wisata yang satu ini. Sayangnya kunjungan kami tidak lama karena kunjungan ke wilayah kota tua tidak dijadwalkan.

Sayangnya cuma sebentar…

Video kiriman Kamus Bahasa Rindu (@dnwahyudi) pada

I’ll be back…

Foto kiriman Kamus Bahasa Rindu (@dnwahyudi) pada

Ternyata, kompleks Museum Fatahillah tidak seluas yang aku sangka. Entah bagaimana, kalau lihat di tv atau internet, kompleks museum Fatahillah terasa sangat luas. Mungkin fotografer dan videografer punya teknik khusus sehingga wilayah itu terasa jadi lebih luas ya…

Museum Wayang Jakarta
Masih banyak yang tutup
Entah apa bunyinya
Ternyata mengayuh sepeda 28km seminggu belum memberikan dampak signifikan terhadap bentuk dan lekuk tubuh.. πŸ˜€

Kalau ada kesempatan lagi untuk berkunjung dan berwisata, tentu saja aku mau, tapi sepertinya tidak dalam waktu dekat. Semoga ada rejeki lagi buat jalan-jalan ya… dan semoga jalan-jalannya sama kamu.. iya, kamu…. πŸ˜€ 😘😜❀

]]>
http://blog.dnwahyudi.com/2016/12/tour-jakarta-lagi/feed/ 2 2718
Tips Mengikuti Astramatika XXIV Tahun 2017 http://blog.dnwahyudi.com/2016/12/tips-mengikuti-astramatika-xxiv-tahun-2017/ Thu, 08 Dec 2016 03:18:23 +0000 http://blog.dnwahyudi.com/?p=2699

Astramatika sebagai ajang bergengsi kompetisi matematika tingkat SD, SMP/sederajat dan SMA/sederajat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara akan digelar dalam beberapa minggu lagi. Kompetisi tahunan ini biasanya digelar pada bulan Februari sampai dengan Maret.

Anda sebagai calon peserta tentu mengharapkan hasil yang maksimal pada saat mengikuti Kompetisi bergengsi ini. Berbagai macam persiapan perlu dilakukan agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Beberapa tips berikut ini mungkin dapat membantu Tim Anda meraih hasil yang maksimal.



1. Persiapkan tim Anda secara fisik, mental, spiritual dan finansial.
2. Bentuk Tim yang kompeten jauh-jauh hari sebelum Astramatika XXIV Tahun 2017 dilaksanakan.
Tim yang dipilih bukan hanya siswa sebagai peserta. Yang tidak kalah penting adalah pelatih/guru pendamping, dan juga guru lain yang membantu proses lainnya dalam hal mengikuti Astramatika XXIV Tahun 2017 ini.
(Mungkin tips yang satu ini sudah telat untuk dilaksankan pada saat ini. )
3. Latihan soal khas Olimpiade Matematika.
Soal-soal pada Astramatika XXIV tahun 2017 bukanlah soal yang setara dengan soal ujian nasional. Soal yang diberikan lebih kompleks dan menuntut siswa untuk benar-benar memahami konsep matematika, bukan sekedar menyelesaikan soal, seperti yang pembelajaran yang Anda dapatkan di bimbingan belajar biasa. Anda bisa mencari dan download soal-soal khas Astramatika di beberapa blog atau website yang menyediakannya.
4. Rileks, ikuti prosesnya dengan santai.
Jangan jadikan keikutsetaan Anda dalam Astramatika XXIV Tahun 2017 ini sebagai beban, sebaliknya jadikanlah kegiatan ini sebagai pengalaman menyenangkan yang akan berguna bagi Anda di masa yang akan datang.

Demikian tips yang dapat saya berikan. Semoga Tima Anda bisa meraih hasil yang maksimal pada Astramatika XXIV tahun 2017 .

Mungkin Anda tertarik untuk membaca >> Pendaftaran Online Astramatika

]]>
2699
Tak ‘Kan Kulewatkan http://blog.dnwahyudi.com/2016/10/tak-kan-kulewatkan/ http://blog.dnwahyudi.com/2016/10/tak-kan-kulewatkan/#comments Thu, 27 Oct 2016 02:44:34 +0000 http://blog.dnwahyudi.com/?p=2692 Dua atau tiga tahun yang lalu, baru ngerti kalau ada yang namanya Hari Blogger Nasional. Katanya sih, Hari Blogger Nasional dicanangkan oleh Menteri Kominfo (lupa, siapa yang menjabat waktu itu) secara spontan. Waktu itu, ada event yang di buka oleh Pak Menteri di mana banyak blogger yang diundang dan berpartisipasi. Dalam pidato sambutan beliau, Pak Menteri secara spontan mencanangkan hari itu sebagai hari Blogger Nasional. Mengenai detail sejarah acara dan tokohnya, sila di-google sendiri deh.

Jadi pada kesempatan kali ini, saya cuma tidak mau melewatkan event #HariBloggerNasional tanpa mengeposkan tulisan di blog kesayangan ini. Walau isinya kurang bermanfaat, pokoknya harus ada tulisan di hari penting ini. Hehe…

Gambar yang tidak ada hubungannya dengan tema tulisan
Gambar yang tidak ada hubungannya dengan tema tulisan

Memang, akhir-akhir ini ide menulis terasa sangat kering. Dalam beberapa waktu terakhir, aku cuma menulis sebulan sekali, berbeda sekali dengan waktu awal blog ini lahir. Dalam sebulan, aku bisa menulis sampai delapan tulisan.

Sepertinya aku perlu untuk kembali meluruskan niat dalam blogging, agar kegiatan blogging ini bisa lebih terarah dan produktif.

Selama ini, kalau ditanya apa alasan blogging biasanya aku menjawab dengan beberapa hal di bawah ini:

  • Dapat uang dari google adsense

Siapa yang gak mau duit (ngaku aja, terus transfer ke rekeningku), apalagi duit yang datang “tanpa modal”, setidaknya begitu kesan awal yang kudapat ketika tahu bahwa “hanya” dengan menulis di blog bisa dapat duit. Kenyataannya, untuk mendapatkan penghasilan dari adsense tidak semudah yang dibayangkan.

  • Jadi terkenal

Karena jadi artis susah, siapa tahu aku bisa terkenal lewat tulisanku.

  • Jadi penulis fiksi

Dulu mikirnya, kalau rajin ngeblog pasti suatu saat akan bisa menghasilkan satu karya fiksi yang bisa bikin aku kaya seperti JK Rowling atau kawan-kawannya (pret).

Melatih kemampuan bahasa

Nah, kalau yang ini mungkin bisa dibilang ada hasilnya. Aku yang termasuk lemah dalam bersosialisasi dan mengalami social anxiety, sangat lemah dalam bahasa verbal. Dengan latihan menulis, setidaknya kemampuanku yang lemah dalam berkomunikasi secara verbal bisa tertolong dengan kemampuan komunikasi tertulis. Selain itu, menulis juga membantu meningkatkan kemampuan komunikasi verbalku.

Mungkin, aku tidak akan menjadi blogger/penulis terkenal, tetapi paling tidak suatu hari di masa yang akan datang anak cucuku akan tahu aku ngapain aja saat ada waktu luang. Mereka akan tahu bahwa kalau sedang ada waktu senggang, aku tidak melakukan hal negatif (ah, mereka gak tahu aja.. πŸ˜€ )

]]>
http://blog.dnwahyudi.com/2016/10/tak-kan-kulewatkan/feed/ 3 2692
Pesona Hanging Gardens Ubud http://blog.dnwahyudi.com/2016/10/pesona-hanging-gardens-ubud/ http://blog.dnwahyudi.com/2016/10/pesona-hanging-gardens-ubud/#comments Sun, 09 Oct 2016 06:55:33 +0000 http://blog.dnwahyudi.com/?p=2686 Bali sudah menjadi tujuan wisata favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, salah satu yang mendapatkan perhatian lebih adalah Ubud, jika sebelumnya lokasi wisata di Bali sangat identik dengan pantai, maka pemandangan berbeda dapat anda nikmati di Ubud, ladang persawahan dan hutan yang luas nan indah menghiasi daerah yang berbentuk jurang-jurang gunung. Ubud juga dikenal sengan senibudayanya yang berkembang pesat dan maju, sebagai buktinya banyak galeri seni dan arena pertunjukan seni musik dan tari, yang hampir di tampilkan setiap malam.

prewedding bali
sumber foto: diktatphotgraphy.com

Hanging Garden Ubud

Seluruh keindahan ubud tadi dapat anda nikmati dalam sebuah penginapan di Bali yang berbintang lima dengan harga jujur dan termurah , Hanging Garden Ubud menawarkan fasilitas yang luar biasa dari skedar hotel berbintang lima pada umumnya, pemandangan utama yang menghadap langsung ke sungai Ayuna, di tambah nuansa dekorasi ruangan yang bertemakan tradisional Bali, semakin menguatkan karakter hotel tersebut, belum lagi kolam renang infinity pribadi yang tersusun dalam dua lantai dipadu dengan teras yang luas, pastinya akan sangat memanjakan anda, tak lepas terkadang Hanging Garden Ubud di jadikan sebagai pilihan lokasi untuk melakukan sesi Foto Pra-Wedding.

Wisata ubud

  • Museum Ruduna dan Ruduna Fine Art

Salah satu museum seni yang di kenal di daerah Ubud, museum yang didirikan oleh Nyoman Rudana selaku kolektor lukisan dan sempat menjadi anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) profinsi bali masa jabatan 2004 – 2009, semenjak di resmikan oleh Presiden Soeharto pada 26 Sebtember 1995 sampai saat ini sudah memiliki sekitar 4000 buah lukisan yang di buat oleh seniman Bali, seniman Indonesia di luar Bali, atau bahkan oleh wistawan mancaneara yang memamng menjadikan Bali sebagai isnpirasi lukisannya.

  • Arum Jeram

Berlokasi di sebelah barat Ubud, Tukad Ayung atau dalam Bahasa kita di sebut sungai ayung, memiliki bentuk sungai yang sangat tepat untuk dinikmati berarum jeram, ramainya peminat aktivitas pemicu adrenalin menjadikan Tukad Ayung jarang sepi pengunjung, di sungai tersebut juga banyak pilihan aktivitas wisata tirta yang bisa anda lakukan, terlebih pemandangan alam yang sangat memikat berada di sepanjang bantaran sungai Tirta.

  • Tari Kecak di Pura Taman Saraswati

Tidak lengkap rasanya bila kunjungan kita ke Bali tidak diagendakan untuk menonton tari kecak, tari tradisioanal khas Bali ini memang menjadi salah satu agenda wisata yang menarik bagi para wisataawan, banyak lokasi di Ubud yang menampilkan Tari Kecak Api, salah satu yang saya rekomendasikan ada di Pura Taman Saraswati, Pura tersebut memiliki banyak Kolam dengan Teratai cantik yang tumbuh di dalamnya, di Pura Taman Saras wati sendiri lokasi Tari Kecak Api dikelilingi oleh kolam teratai.Β  Tari Kecak Api di tampilkan setiap hariΒ  di Pura tersebut.

Tari kecak bali
sumber foto: tarikecakbali.com
  • Bersepada berkeliling Ubud

Bersepeda di Ubud menjadi aktivitas favorit bagi kebanyakan wisatawan asing, kegemaran mereka bersepeda di daerah Ubud tersebut didukung oleh Julia Robert dalam film Eat, Pray & love. Hal tersebut terfasilitisasi oleh banyak tersedianya jasa paket bersepeda dengan pemandu untuk berkeliling Ubud. Saat bersepeda, kita akan disajikan nuansa segar khas persawahan dan bukan hanya itu kita akan berkunjung ke perkampungan khas Bali sambil nantinya bisa berinteraksi langsung dengan penduduk setempat yang dikenal ramah.

  • Ubud Monkey Forest

Kawasan hutan lindung ini menjadi tempat wisata di Ubud yang paling di kenal, udara yang sangat segar dan bebas dari polusi dihiasi pohon hijau sangat lebat dan tinggi khas hutan hujat Tropis. Di dalamnya juga terdapat salah satu Pura yang sangat sakral bagi umat Hindu Bali. Berlokasi di jalan Monkey Forest, hutan lindung ini menjadi salah satu habitat monyet Bali. Waktu yang paling tepat berkunjung ke Ubud Monkey Forest adalah jam 14.00 karena monyet-monyet penghuni hutan telah kenyang dan tidak terlalu agresif.

  • Kelas Memasak

Wisata kuliner menarik di sajikan oleh hotel-hotel di Ubud, kita tidak akan sulit untuk menemukan kursus memasak, karena hampir kebanyakan Hotel-hotel di daerah Ubud menyediakan kursus tersebut. Menjadi sangat menarik bagi para wisatawan mempelajari proses pembuatan menu menu khas Bali seperti Sate Lilit, Lawar dan lain-lain. Bukan hanya itu, makanan khas Indonesia seperti gado-gado dan nasi goreng juga menarik perhatian wisatawan baik dewasa maupun anak-anak. Khusus untuk anak-anak ini menjadi ajang mereka belajar sambil bermain.

]]> http://blog.dnwahyudi.com/2016/10/pesona-hanging-gardens-ubud/feed/ 1 2686