Dan Terulang Lagi….

Kemarin WordPress 3.8 baru saja rilis. Berbagai macam fitur dan pembaharuan WordPress “Parker” ini benar-benar bikin aku (yang gak tahu apa-apa soal web programing) semakin jatuh hati.

Karena udah terlanjur suka, ditambah lagi dengan rekomendasi dari berbagai blog yang membahas keamanan WordPress, maka langsung aja aku update wordpress-ku ini. Hanya dengan sekali klik dan dalam waktu tiga kali tarikan napas, maka selesailah update WordPress.

Setelah update dan ganti tema twenty fourteen, aku langsung merasakan penyesalan yang begitu mendalam (lebai..!). Bukan menyesal update WordPress, tapi menyesal karena tidak melakukan back up terlebih dahulu.

Aku menggunakan smiley Parampaa yang dibuat oleh Mas Mustova. Smiley ini bukanlah berupa plugin yang siap pakai. Jadi, kita harus upload manual melalui ftp/file manager dan kemudian memodifikasi script php yang ada di hosting.

Nah, karena wordpress sebelumnya gak di back up maka script yang dimodifikasi itu tertimpa saat aku melakukan update wordpress. Jadi hilang dah tu smiley yang kece-kece. So, harap maklum kalau Anda akan menemukan kata-kata aneh  dan gak nyambung seperti “:nyucuk:” atau “:mati:” pada beberapa pos di blog ini

Ini adalah kedua kalinya hal ini terjadi. Sangat ironi karena kemaren baru aja nulis soal pentingnya back up.

Oke dah, sampai di sini dulu curhat galaunya. Yang mau marah-marah silahkan tulis di komentar.

*Eh, pas 200 kata (kalimat ini gak termasuk)

Jam Udah Datang

Kamis pagi hari, tiba-tiba saja ada yang mengetuk pintu kamarku. Ternyata yang dari tadi mengetuk adalah keponakanku yang (sebentar lagi akan genap) berusia lima tahun. Langsung saja aku buka pintu, dan ternyata…

Ternyata keponakanku membawa sebuah bungkusan. Bungkusan yang sudah sebulan aku tunggu-tunggu. Bungkusan yang berisi dua buah jam tangan mekanik yang aku impor dari negeri Tiongkok.

Beli Jam Murah
Jam beserta kemasan

Ini adalah ketiga kalinya aku membeli jam tangan dari toko online yang sama. Kira-kira setahun yang lalu, aku juga membeli dua buah jam tangan. Jam pertama yang aku beli adalah sebuah jam digital dengan tampilan LED merah (klik dong.) Jam yang kedua adalah jam tangan sporty multi-fungsi yang sangat menarik (klik lagi).

Kali ini, aku membeli dua buah jam tangan mekanik. Nih ada fotonya di bawah..

Jam merk Goer
Jam merk Orkina

Barang-barang di toko online tempat aku membeli jam tangan ini memang cukup menarik. Kita bisa menemukan banyak sekali item-item yang jarang ditemukan di Indonesia di toko online itu.

Oh, iya. Aku menemukan video di youtube yang menampilkan salah satu jam yang aku beli ini. Nih videonya..

Yang mau berkomentar, silahkan tuliskan komentarnya… 😎 Lanjutkan membaca Jam Udah Datang

Pulsa Nyasar

Beberapa hari sebelum puasa sampai dengan kira-kira pertengahan puasa, saya sering sekali melakukan kirim-mengirim sms yang banyak, panjang, dan tidak berguna. Karena frekuensi dan kuantitas sms meningkat, maka otomatis beli pulsa juga agak meningkat. Untungnya provider yang saya pakai memberikan bonus sms yang lumayan banyak juga.

Baca juga : Cara dapat pulsa hanya dengan menulis di blog!

Ngomong-ngomong soal beli pulsa, jadi ingat kejadian bebrapa tahun yang lalu. Lebih tepatnya lima tahun yang lalu, bulan Ramadhan 1429 H atau sekitar September 2008. Waktu itu, semester ganjil baru mulai. Kuliah baru mau mulai sibuk lagi.

hape

Waktu saya di kampus, tiba-tiba ada sms masuk. Saya cek sms itu, ternyata sms itu adalah pemberitahuan bahwa pengisian pulsa berhasil. Dalam beberapa menit, muncul sms yang sama. Kali ini juga pulsa masuk dengan nominal Rp.10.000, -. Jadi, total nominal pulsa yang masuk ke nomor saya adalah sebesar Rp.20.000,-.

Saya tidak berpikir panjang tentang siapa yang mengisi pulsa saya. Awalnya, saya pikir Ibu saya yang mengisikan pulsa (karena waktu itu di rumah saya masih jualan pulsa). Saya tanyakan aja kepada Ibu, ternyata bukan beliau yang mengisikan pulsa. Tersangka kedua yang saya curigai adalah agen penjualan pulsa. Bisa saja ini bonus Ramadhan, pikir saya.

Pertanyaan saya akhirnya terjawab. Beberapa jam kemudian, ada sms dari nomor yang tidak dikenal. Isi sms itu kira-kira seperti ini “Maaf, tadi saya salah nomor saat mengisi pulsa. Mohon kembalikan pulsa saya Rp.10.000,-.” Tanpa berpikir panjang langsung saja saya kembalikan pulsanya sebesar 10 ribu rupiah dengan metode transfer pulsa. Kalau saya tidak salah ingat, transfer pulsa itu dikenakan tarif seribu rupiah. Jadi total nominal pulsa yang dipotong operator adalah sebelas ribu rupiah.



Beberapa menit setelah pulsa ditransfer, datang lagi sms. Sms kali ini isinya ucapan terima kasih karena pulsanya sudah dikembalikan. Sms itu juga diiringi dengan doa “Semoga di bulan puasa ini Anda mendapat berkah”.

Ketika saya ceritakan kejadian ini kepada beberpa teman, tanggapan mereka cukup seru. Sama seperti saya, mereka semua menganggap ini sebagai kejadian yang lucu. “Nah, itulah berkah yang udah kamu dapat, pulsa sebesar sembilan ribu rupiah,” kata salah seorang teman.

Ada teman yang bilang kalau saya baik banget mau ngembalikan pulsa nyasar itu. Tapi kalau dipikir-pikir, yang saya lakukan itu gak baik-baik banget, karena saya gak jujur ke orang yang punya pulsa kalau pulsa nyasar-nya dua kali.

Entah dia tau atau tidak, kalau pulsanya masuk dua kali. Yang pasti, dia cuma minta dikembalikan sepuluh ribu rupiah, ya saya kembalikan saja segitu. Kalau saya kembalikan dua puluh ribu, saya yang rugi karena transaksi transfer pulsa ada tarifnya.

Pamer Desktop

Aku sedang benar-benar jatuh cinta sama yang namanya desktop environment Xfce, jadi aku pmerkan di sini. Nih screenshoot-nya.

Tampilannya keren
Tampilannya keren

Menurut beberapa sumber yang aku baca, Xfce ini sebenarnya ditujukan untuk komputer dengan spesifikasi hardware yang agak rendah. Jadi, komputernya bisa bekerja dengan lebih cepat, dan memang terasa lebih cepat kalau dibandingkan dengan Gnome.

Sebagai pengguna Ubuntu pemula, sebenarnya gak ada alasan khusus kenapa aku milih DE Xfce. Toh, hardware-ku masih bisa berjalan dengan baik dengan DE lain seperti Gnome, KDE atau yang lainnya. Software-software yang aku pakai pun bukan software ynag berat-berat. Jadi, aku mulih Xfce murni karena tampilannya yang sejuk di mata.

Hmm. apa lagi ya..

Ini rincian desktop-ku

  • OS: Linux/Ubuntu
  • Distro: Ubuntu 12.04 LTS (Pricise Pangolin)
  • DE: Xfce
  • Widget: Cairo dock, screenlets

Bagaimana dengan komputer teman-teman? Sharing, dong.. 😛 Lanjutkan membaca Pamer Desktop

Pesona Tersembunyi Tanah Borneo

Waktu berhasil dapat lokasi KKN di Samarinda, aku benar-benar merasa beruntung. Beruntung karena gak usah repot-repot urus ini itu, bawa perbekalan ini itu, gak bikin cemas orang tua karena lokasi jauh, dan lain sebagainya. Aku juga benar-benar beruntung saat mendapat teman-teman yang asik di kelompok KKN-ku.

Sepertinya, perasaan itu agak “bergeser” ketika KKN selesai. Banyak cerita dari teman-teman yang lokasi KKN-nya di luar Samarinda yang tidak kalah serunya. Salah satunya adalah teman PPL-ku, Nurul.

Jadi ceritanya begini. Beberapa bulan yang lalu, Nurul meminta bantuanku untuk membuat video media pembelajaran yang akan digunakan di penelitiannya (sayangnya, waktu itu aku gagal karena laptopku error). Di situ dia utak atik laptopnya dan menunjukkan beberapa foto dari tempat KKN-nya.

Aku agak terkejut ternyata di Kalimantan Timur ada air terjun yang begitu indah, tidak kalah dengan air terjun-air terjun yang ada di daerah lainnya.

Air terjun ini terletak di Kabupaten Kutai Barat. Waktu itu, lokasi KKN mereka ada di Kecamatan Melak, kemungkinan air terjun ini juga berada di Kecamatan yang sama (lupa ditanyakan detail lokasinya).

Air terjun yang tinggi ini namnya Jantur Inaar. Benar-benar seru deh kayaknya, kalo foto-foto di situ

Seru fotonya..!

 Nah, ini ada satu lagi air terjunnya. Aku lupa namanya apa. Air terjun yang satu ini gak kalah seru karena mereka bisa berenang di situ…!

.

Di bawahnya ada kolam..!!

Ada tiga air terjun yang diknjungi oleh Nurul dan teman-teman KKN-nya, yang satu lagi gak ada fotonya. Oh, iya. Menurut Nurul, tempat ini belum ada yang mengelola. Mungkin, karena belum banyak pengunjungnya.

Nah, inilah yang bikin aku agak iri kepada teman-teman yang KKN di daerah-daerah yang ternyata memiliki potensi pariwisata yang luar biasa. Aku benar-benar berharap suatu saat nanti aku bisa mengunjungi tempat ini dan tempat-tempat lain yang ada di Benua Etam ini.