Spam Kuat

Berkali-kali sudah aku dapat spam yang seperti ini, spam yang isinya nawarin obat kuat, Viagra dan Cialis.

Entah ini orang beneran jualan atau memang penipu, aku gak pernah ngeklik link yang disertakan di email itu. Aku baca sebentar, terus aku hapus aja tuh spam.


Di salah satu email, ada yang menyebutkan kalau harga Viagra cuma $0,85. Dari email itu, muncul pemikiran aneh di kepalaku. Kalau harganya cuma segini, duit yang aku kumpulin dari internet cukup nih untuk beli beberapa belas butir.. Hahahaha..

Mungkin, kalau udah tiba waktunya aku cobain deh beli viagra.. Wkwkwkwkwkwkwk… 😆

#bloGodok #01: Masih Malu-malu

Sebuah wadah untuk saling bertukar resep, mengolah bumbu, memasak, dan saling mencicipi blog warga Samarinda telah diselenggarakan di Warung Informatika Etam Kaltim, Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur sore tadi. Nih, sedikit fotonya…

Belum mulai, peserta sepi

Mungkin karena baru pertemuan pertama, pesertanya masih malu-malu (terutama yang belum punya blog). Aku juga malu-malu sih, padahal kan biasanya gak tahu malu atau malah bikin malu.

Wawan malu-malu difoto

Foto di atas adalah peserta yang aku ajak untuk ikutan di #bloGodok yang pertama ini. Tumben dia ada waktu. Biasanya sibuk shooting sinetron.

Disepakati #bloGodok akan dilaksanakan dua minggu sekali. Nah, bagi blogger Samarinda yang pengen ikutan langsung aja ikut.

Gak sabar #bloGodok #02 yang pastinya bakal lebih seru dari #01 yang masih malu-malu..

😀

Chat Room

Beberapa hari yang lalu, teringat soal mIRC. Mungkin teman-teman blogger semua juga masih ingat IRC (Internet Relay Chat), program untuk chatting.

IRC lumayan populer di awal tahun 2000an. Waktu itu, media sosial gak sehebat sekarang dan teknologi mobile juga belum berkembang. Jadi, IRC lumayan terkenal di kalangan anak gaul.

Iseng-iseng gugling, ternyata ada software web based untuk chat. Jadi, software ini diinstall di webhost. Aku coba install di webhost gratisan dengan subdomainku. Ternyata lumayan bagus.

Chat rom ini bisa jadi media komunikasi yang mudah dan murah untukku dan teman-teman blogger sekalian. Nih alamatnya:

http://chat.dnwahyudi.com

O iya, ada satu hal penting. Karena tidak ada metode autentikasi identitas pengguna, diharapkan teman-teman blogger yang pengen nyoba chat di sini berhati-hati dalam membagi data pribadi.

Enjoy the chat..

😀

*Karena chat room-nya di-host di server gratisan, kadang-kadang gak bisa diakses untuk sementara waktu.. 😳

Lemari

Aku sangat bersyukur dengan kamar yang sekarang. Kamar ini jauh lebih baik dari kamar lama di rumah yang lama (kami baru pindah beberapa bulan lalu). Saking bersyukurnya aku, aku sangat menerima apapun kondisi kamar ini, termasuk dengan menerima kondisinya yang berantakan.

Ibuku menyadari rasa bersyukurku ini. Beliau mencoba mencari cara agar kamarku tidak terlalu berantakan. Tidak mungkin beliau setiap hari memarahiku untuk merapikan kamarku (kalo dipikir-pikir, aku seperti anak, kecil ya!). Maka, dibelilah lemari ini.

Lemari1
Tampak depan

Lemari ini mirip lemari yang ada di perpustakaan, tanpa pintu. Hanya berupa kotak-kotak tempat menaruh buku dan barang-barang lainnya.

Lemari1
Koleksi buku

Koleksi buku yang ada di dalamnya antara lain adalah Kalkulus, SPSS17, Profesi Keguruan, Metode Penelitian Pendidikan dan kawan-kawannya. Sebagian ada yang masih rapi karena jarang dibaca dan sebagian lagi agak kucel karena keseringan dijadikan kipas.

Lemari1
Koleksi Film

Nah, gambar yang di atas ini koleksi film-filmku yang masih sedikit. Ini semua film original, lho.. Mahal, nih.! 😆

Sekian dulu tulisan soal lemari. Jangan lupa tinggalkan koemntar, ya!

Catatan: Sudut lain kamarku gak akan ditampilkan karena dapat memicu kontroversi di kalangan elit politik. Sekian

Rujak Itu…

Siapa yang gak tahu rujak. Rujak atau yang dalam bahasa Kalimantan disebut sebagai pencok adalah makanan yang isinya berbagai macam buah (biasanya buah yang rasanya asam) dan disajikan dengan bumbu khusus. Rujak bisa ditemui di Indonesia, Malaysia dan juga Singapura.

Rujak teman blogwalking

Di Indonesia ada berbagai macam versi rujak. Ada rujak bebek, rujak injak, rujak cuka dan lain-lain. Kalau rujak-ku yang satu ini, gak tau deh rujak jenis apa.

Kalau ngomongin masalah makanan yang satu ini, pasti akan banyak cerita yang akan kita dengar. Mulai dari cemilan sebagai pelengkap ketika bergosip ria dengan teman-teman, sampai cerita tentang ibu hamil. Pokoknya pasti seru dah. Rujakku ini gak terklalu banyak ceritanya, cuma dijadikan teman untuk blogwalking.

yummy..

Rujak ini ibuku yang beli. Ibu beli di dekat rumah waktu pulang dari kantor.

Awalnya sih, aku gak begitu tertarik dengan rujak ini, tapi setelah dirasain ternyata rasanya WOW…

Yang aku rasakan tentang rujak ini adalah rujak ini rasanya seperti Cinta yang Bertepuk Sebelah Tangan. Rasanya asem, pedas,  manisnya cuma sedikit, pokoknya nyiksa banget tapi bikin ketagihan.. 😛

Bagaimana dengan sobat sekalian? Apakah ada pengalaman nge-rujak yang seru ❓