Jembatan Martadipura

Dalam rangka silaturahim dan liburan lebaran yang lalu, kami sekeluarga berknjung ke kampung halaman ibuku di Kota Bangun, Kutai Kartanegara.

Sebenarnya, kalau bisa disuruh memilih aku akan memilih untuk tetap di rumah. Aku lebih senang tidur atau melanjutkan bersepeda.. Hehehe…

Jadi, yang lagi nge-hits di sana adalah jemabtan yang baru saja diresmikan. Jembatan ini bernama Jembatan Martadipura. Konon katanya, jembatan ini adalah jembatan terpanjang di Indonesia saat ini (data???).

Sebenarnya, rentang utama jembatan ini terbilang biasa saja, tidak terlalu panjang. Yang panjang adalah jalan yang menghubungkan jembatan ini menuju ke pemukiman warga. Kemungkinan karena kondisi tanah yang berupa rawa-rawa, membuat pembangun jembatan lebih memilih untuk memperpanjang rentang jembatan sampai ke darat daripada untuk membangun jalan raya.

Dari beberapa orang bercerita tentang jembatan ini, aku mendapat info bahwa panjang jembatan ini mencapai 17km. Setelah aku ukur menggunakan odometer di dashboard mobil ternyata panjangnya sekitar 13km. Mungkin orang lain mengukurnya saat panas, jadi jembatannya memuai.. Hahaha…

Di bawah ini ada video dari kamera dashboard yang aku unggah ke youtube. Silakan dilihat kalau berkenan.. ๐Ÿ˜€

u

Kebun Karet

Hari minggu kemarin, aku berasama Bapak pergi kebun karet yang ada di dekat kampung halaman Ibu, tepatnya di Desa Loleng Kecamatan Kota Bangun. Di sana, kami mau menyemprot rumput menggunakan herbisida.

Perjalanan memakan waktu lebih dari empat jam. Sebenarnya, kalau jalannya bagus mungkin bisa kurang dari empat jam. Perjalanan juga jadi lebih lama karena barang bawaan kami yang lumayan banyak.

Begitu sampai, Bapak langsung mengambil air di lokasi yang gak begitu jauh sementara aku nongkrong sebentar sambil foto-foto pemandangan sekitar.

DSC01794
Pemandangan

ย Selain pemandangan, aku juga mengambil gambar beberapa foto kecil dengan mode scene makro.

Beberapa foto makro lain yang aku ambil bisa teman-teman lihat di sini >> flickr yudi.

Man In Blue

Setelah tiga kali mengisi ulang tangki penyemprot, kami istirahat dan makan siang. Kami duduk di bawah kanopi yang terbentuk dari batang pohon yang sudah mati dan di atsanya tumbuh rumput menjalar. Lumayan bagus kanopinya.. ๐Ÿ˜€

Kanopi dilihat dari bawah

ย Di kanopi itu, aku juga ketemu tongkatnya Bellattrix Lestrange..

๐Ÿ˜†

Tongkatnya Belatrix Lestrange

Sudah beberpa menit, baru sadar kalau di kanopi itu ada sarang semutnya. Pantas aja dari tadi banyak semut.

Sarang Semut

Gak lupa untuk menyempatkan diri narsis sebelum pulang..

๐Ÿ˜€

Narsis dulu